Tampilkan postingan dengan label komedikus erektus 1-2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komedikus erektus 1-2. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Januari 2017

Kembali Ke Sekolah, 50 Tahun Kemudian

Oleh : Bambang Haryanto
Klas 1b2a3b Angkatan 1969

19 Januari 1967
19 Januari 2017


Hari ini Kamis, 19/1/2017, adalah tepat 50 tahun hari pertama saya dan teman seangkatan A69 masuk sekolah di SMPN 1 Wonogiri. Saya bernostalgia dengan mengunjungi sekolah kita itu. 

Menyenangkan. Antara lain saya diajari oleh adik-adik klas 9B alias 3B dalam membuat simbol "B" dengan jari saat foto bareng,  ngobrol dengan  Kepsek Pak Gino,  juga dengan  mBak Nur dan mBak Fitri di perpustakaan sekolah. 

Saya berbagi buku-buku dan poster DDC karya saya. Karya kenangan itu kini tersimpan di perpustakaan. Saya sertakan poster berupa foto berita Suara Merdeka 13/12/2016 tentang reuni kita yang lalu,  hasil reportase mas Bambang Pur. 

Juga jam tangan dari mas Gunadi yang beliau berikan kepada saya, tahun 2013. Di kemasannya saya sertakan alamat Internet, http://goo.gl/NdFKA, untuk menuju tulisan kenangan dan biodata Mas Gunadi. 

Ninggalin sedikit jejak. 
Semoga bermanfaat.

Salam B : The Best ! Sungguh suatu kebetulan yang menyenangkan. Saat keluar dari perpustakaan, saya menemui adik-adik pelajar yang sedang ngerumpi di depan klas 9 B. Kalau di era saya, ruang ini adalah untuk kelas 3D.  Adik-adik ternyata murid 9B/3B dan bersedia berfoto bersama saya. Saya malah diajari untuk membuat sign, simbol jari menunjukkan huruf "B".

Bersama Bapak Kepala Sekolah. Untuk kenangan, saya menyerahkan masing-masing dua eksemplar dua buku humor politik karya saya, yaitu Komedikus Erektus : Dagelan Republik Kacau Balau (Imania, 2010) dan Komedikus Erektus : Dagelan Republik Semangkin Kacau Balau (Imania, 2012). Kedua buku ini telah dikoleksi oleh Library of Congress di Amerika Serikat, Perpustakaan Nasional Australia dan Perpustakaan Universitas Ohio di AS. Di bagian sampul  buku-buku ini saya sertakan reuni saya di tahun 2013 dengan teman sekelas yang kemudian menjadi jenderal, Gunadi MDA.
Saya juga menyerahkan buku biografi tokoh pertambangan, berjudul Soetaryo Sigit : Membangun Pertambangan Untuk Kemakmuran Indonesia (KPG, 2016). Buku ini ditulis berdua, yaitu Ratih Poeradisastra dan saya. Kami berdua alumni Universitas Indonesia, walau berbeda jurusan dan fakultas.

Jam dari Jenderal. Dalam reuni tahun 2013 saya memperoleh hadiah dari teman sekelas saya di 1b dan 3b, yaitu Gunadi MDA. Hadiah itu berupa jam dan saya serahkan untuk memorabilia di sekolah kita. Untuk mengenal lebih mendalam mengenai putra asal Girimarto yang membanggakan sekolah dan kota kita, silakan mengklik disini. 
Poster Dewey Decimal Classification. Agar sukses, kita dituntut untuk selalu belajar. Seumur hidup. Wahana tersebut sudah ada dan gratis, adalah perpustakaan. Kebetulan saya pernah berkuliah di Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra (kini FIB) Universitas Indonesia. Saya telah membuat poster DDC, yang mampu memberi panduan untuk mengenali penggolongan buku-buku di perpustakaan. Poster itu saya serahkan ke perpustakaan sekolah kita. Moga bermanfaat.

Jumpa Sejawat Pustakawan. Setelah berbincang dengan Pak Gino, diantar oleh Mas Ambri, saya sempat main ke perpustakaan SMP Negeri 1 Wonogiri. Jaman saya dulu, belum ada fasilitas perpustakaan sebagus ini. Saya ngobrol sama Bu Nur dan Bu Fitri. Jadikan beliau sahabatmu untuk sukses menuntut ilmu.

Meninggalkan Jejak. Suatu kebanggaan dan kegembiraan saya bisa mengunjungi sekolah saya ini, setelah 50 tahun berlalu. Untuk merenda tanda terima kasih dan tanca cinta kepada alma mater, saya menyerahkan buku-buku karya saya. Semoga bisa menjadi inspirasi.

Gara-gara Menyontek. Di lembar sampul dari buku Soetaryo Sigit : Membangun Pertambangan  Untuk Kemakmuran Indonesia (KPG, 2016) saya sertakan informasi : foto rapor saya yang ada nilai merah, empat, untuk mata pelajaran Administrasi. Saya mendapat nilai jelek, karena menyontek. Justru gara-gara hal itulah saya saat ini bisa menjadi penulis. Apa  rahasianya ? Silakan baca halaman yang kanan. Silakan meniru, bila ingin ikut maju.

Sukses Untuk Kita Semua. Jangan berhenti untuk terus belajar. Imbauan itu saya tuliskan di bagian kanan atas dari poster DDC yang kini terpasang di perpustakaan sekolah.

Tambahan info :

Saya pernah memperoleh kehormatan untuk tampil sebagai bintang tamu di acara Kick Andy MetroTV, 22 Juni 2012. Berbagi gagasan untuk memajukan dunia suporter sepakbola Indonesia. Saya tampil bersama adik saya, juga alumnus SMP Negeri 1 Wonogiri, Mayor Haristanto. Silakan menikmati videonya di :


Video pertama (5/6)
https://youtu.be/slCBHIji0C8

Video kedua (6/6)
https://youtu.be/XA6TZEI5H58

Wonogiri, 19/1-27/1/2017.

Selasa, 12 Maret 2013

Jenderal Gunadi, Belajar Sepanjang Hayat

Oleh : Bambang Purnomo
Klas 1c2a3c




WONOGIRI, suaramerdeka.com - Laksamana Madya (Purn) TNI-AL, Gunadi MDA, tampil menjadi bintang dalam reuni mini lulusan SMP 1 Wonogiri angkatan 1969. Jenderal berbintang tiga, putra asli Desa Selorejo, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri ini, menekankan perlunya belajar sepanjang hayat.

Kepada semua rekan alumni seangkatannya yang hadir dalam reuni di Pondok Dahar Tidar Raos Jl Kartini 61, Kedungringin, Wonogiri, diberi hadiah masing-masing dua buku secara cuma-cuma. 

Kedua buku yang dijadikan kenang-kenangan temu kangen tersebut, merupakan karya Bambang Haryanto, yang dulu pernah duduk sekelas dengan Jenderal Gunadi, saat di bangku Kelas 1 B dan 3 B SMP 1 Wonogiri.

Kedua buku karya Bambang Haryanto, itu berjudul Komedikus Erektus : Dagelan Republik Kacau Balau  (2010) dan Komedikus Erektus: Dagelan Republik Semangkin Kacau Balau (2012). 


 photo Tjipto_DSC_0116_567_zps6a19eaa8.jpg

Kedua buku ini, telah 'go international' dan dikoleksi perpustakaan terbesar di dunia. Yakni Library of Congress di Amerika Serikat, National Library of Australia, dan perpustakaan Vernon R Alden Library di Universitas Ohio Amerika Serikat.

''Semoga karyanya ini mengilhami kita semua, agar kita juga tergerak menulis buku. Syukur-syukur, tulisan kita mampu menginspirasi adik-adik kita dalam meraih cita-citanya,'' tandas Gunadi yang mantan Irjen Kementerian Keamanan dan Pertahanan RI ini.

Kata Gunadi, semangat belajar dan semangat untuk memberikan keteladanan, tidak boleh surut. Saya, tambah Gunadi, telah ikut melakukan langkah kecil untuk mendorong proses belajar seumur hidup bagi warga Wonogiri, dengan membangun Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ''Siswotrepsilo'' di kampung kelahirannya, Desa Selorejo, Kecamatan Girimarto, Wonogiri.

Kepada Bambang Haryanto, diberikan pujian sebagai teman SMP yang melangkah maju, yang tidak hanya suka membaca, tapi juga cerdas dalam menulis. Juga piawai dalam berkiprah di jaringan internet, dengan menjembatani melalui situs blog di internet, dengan alamat: http://wng69.blogspot.com.

Kepada rekan-rekannya yang menjadi kepala sekolah dan guru, diberikan banner (spanduk mini) dilengkapi foto Gunadi berpakaian dinas jenderal, yang dilengkapi tulisan pesan tentang dorongan semangat, agar para pelajar bercita-cita setinggi langit, untuk meraih sukses kehidupan. 

Dorongan semangat senada, juga disampaikan kepada rekan-rekannya yang berwiraswasta dan membuka bisnis, agar senantiasa lancar dan berkembang.

(Bambang Purnomo / CN19 / JBSM ).

Senin, 11 Maret 2013

Tetap Bergairah Walau 44 Tahun Berpisah

Oleh : Bambang Haryanto
Klas 1b2a3b



 photo Foto_Tjipto_130311_576_zps18300227.jpg  

We Are Young. Lupakan dulu masalah kolesterol, kadar asam urat tinggi atau naik-turunnya tekanan darah. Itu memang takdir bagi insan berusia mendekati 60-an. Tetapi momen bisa ketemu lagi dengan teman-teman lama, kita serasa menjadi muda kembali. "Bayangkan hal itu. Tidak bisa dinilai dengan apa pun," kata Gunadi, murid 1b2d3b, Laksamana Madya (Purn) TNI-AL, yang ngelengke, sengaja menyempatkan diri untuk terbang dari Jakarta guna mudik ke kota Wonogiri.

Dengan bertemu lagi kita mereguk kebersamaan. Kegembiraan. Sarana untuk berefleksi. Dan tentu saja menikmati gairah hidup, mengais bara api cinta lama yang tak kunjung padam, sekaligus meneguhkan diri betapa kita masih mampu memberikan manfaat bagi sesama. Setiap reuni selalu mengukirkan semangat tersebut. Kita memang menjadi muda kembali !

Keterangan gambar : (Duduk, ki-ka) : Endang Sri Utami, Mastuti, Sri Murtanti, lupa, Sri Wahyuni, Purwatiningsih dan Kustati Srihariti.

(Berdiri, baris pertama) : Sri Sudarini, Sri Sutantini, Jeanne, Sri Djarwaningsih, lupa, Surini, Sugeng Sudewo, Sutarmi, Niniek Endang Wuryani, Sri Hadi "Gembong" Pramono,Sri Ruwanti, lupa, lupa dan Umi Lestari.

(Berdiri,baris kedua) : Widodo "Dodik" Setyobudhy (kelihatan syalnya), Bambang Haryanto, Gunadi, Sugiyatno,Sri "Ipung" Purwanti,Sunarto, Tjipto Katpardiatmo,Sri Hargiyanto (mengacungkan tangan), Pranoto, Rosyid Wibowo, Isro' Michrodi, Darmojo, Muhammad Hasyim, tidak dikenali (hanya kelihatan sedikit).

Wonogiri, 12 Maret 2013